Pasukan Berkuda Kemerdekaan

Pasukan Berkuda Kemerdekaan

August 17, 2019 Uncategorized 0

Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 tahun 2019 ini tidak hanya merupakan perjuangan dari rakyat Indonesia yang tergabung dalam Tentara Nasional Indonesia, namun juga ada peran penting dari pasukan penunggang kuda yang menjadi tunggangan dan transportasi pada saat proses kemerdekaan Indonesia dan pasca kemerdekaan.

Satuan kavaleri berkuda yang lebih dikenal dengan Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) memulai peranannya ketika sebanyak 20 kuda hasil rampasan perang diserahkan oleh pasukan KNIL kepada Satuan Kavaleri Tentara Nasional Indonesia sekita tahun 1949 hingga tahun 1950-an.  Saat itu Komandan Pusat Kavaleri Letkol Kav K.G.PH Soerjo Soejarso pun langsung mengajukan kepada KSAD saat itu untuk langsung membentuk 1 Eskadron Kavaleri Berkuda sebagai pelengkap Pasukan Kavaleri Mekasnis yang sudah ada.

Dan akhirnya pimpinan AD pada saat itu mengeluarkan instruksi KSAD No. 18 / KSAD / Instr / 1953 tanggal 18 Maret 1953 tentang satuan ESKADRON KAVALERI BERKUDA yang juga sekaligus dijadikan hari jadi DETASEMEN KAVALERI BERKUDA.

Dan kini setelah 66 tahun, Denkavkud telah berkembang pesat. Dengan berbagai keturunan kuda yang dimiliki, mulai dari jenis warmblood hingga kuda lokal dimiliki oleh kesatuan ini Dan berbagai peranan pun diemban oleh pasukan berkuda ini, mulai dari turut serta dalam operasi penumpasan pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, operasi penumpasan G30SPKI di berbagai daerah hingga menangani pengamanan dekrit presiden serta istana negara.

Denkavkud pun kini juga berperan aktif dalam pengembangan olahraga berkuda nasional. Secara rutin Denkavkud yang juga bekerjasama dengan PB.Pordasi secara rutin menyelenggarakan turnamen berkuda nasional yang ditujukan untuk mengembangkan para atlet-prajurit yang mereka miliki dan juga tentunya para atlet nasional yang ada agar ke depan senantiasa menjadi pejuang-pejuang bangsa dalam mempertahankan martabat dan kemerdekaan Indonesia dalam kancah turnamen equestrian nasional dan Internasional. Merdeka!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *